A.Perencanaan
Seorang pengusaha pasti akan merencanakan
usahanya dalam jangka pendek, jangka menengah dan juga dalam jangka panjang.
Sedangkan, bagi pedagang, umumnya mereka tidak
terlalu mementingkan sebuah perencanaan. Bagi pedagang jika dagangannya laku
mereka sudah sangat senang. Sehingga tidak ada pemantauan yang detail terhadap
keuntungannya seperti yang dilakukan oleh seorang pengusaha.
B. Cara Memandang Konsumen
Seorang pedagang menganggap konsumen adalah
orang yang akan memberikan dia uang, oleh sebab itu seorang pedagang akan
berusaha “merebut” uang sebanyak-banyaknya dari konsumen dengan cara
meningkatkan harga sehingga terjadilah proses tawar menawar.
Seorang pengusaha lebih menjaga hubungan baik dengan
konsumen, oleh sebab itu seorang pengusaha berusaha memberikan harga
terbaik bagi konsumendengan harapan konsumen puas dan menjadi pelanggan setia
bagi dia.
C. Cara Mendapatkan Uang
Ilustrasi Mengembangkan Usaha,
Sumber : argiaacademy.com
Pedagang itu merupakan orang hanya mementingkan
untuk mendapatkan uang setiap hari guna melanjutkan berdagang di kemudian hari.
Hanya seperti itu siklusnya. Sedangkan pengusaha, mereka juga memikirkan hal
yang sama dan berkeinginan untuk mendapatkan penghasilan setiap harinya.
Namun, seorang pengusaha terus memikirkan solusi
dan membentuk sistem bagaimana caranya agar uang tersebut datang menghampiri
mereka. Jadi, melalui sistem tersebutlah uang akan menghampirinya, bukan
dirinya yang menghasilkan uang.Bisnis adalah alat untuk mencapai impian. Ada
dua pola pikir untuk mendapatkan uang, yakni kerja keras dan kerja cerdas.
Kerja untuk mencari uang adalah pedagang, sedangkan pengusaha, kerja untuk
membangun aset dan aset itulah yang menghasilkan uang.
Menentukan aset yang ingin dimiliki membutuhkan
visi. Setelah visi ditemukan, maka muncul misi yang berupa strategi,
perencanaan, target, dan sebagainya yang tertata. Hukum alam dalam bisnis
berarti meyakini proses, sedangkan pedagang biasanya menghindari proses. Proses
yang dimaksud adalah membangun sistem, mendelegasikan tugas, dan sebagainya.
D. Sistem Kerja
Pedagang itu merupakan sosok yang pekerja keras.
Namun, bukan berarti pengusaha enggak bekerja keras, yang membedakan, yakni
pedagang menjalankan aktivitas usahanya sendiri dan tidak ada campur tangan
orang lain.
Jika pengusaha, sudah memiliki sistem dan ada
manajemen. Tugasnya hanya memantau kinerja tim atau karyawannya. Pengusaha
tidak menjalankan bisnisnya sendiri, tetapi mereka memiliki tim yang membantu
mengembangkan usahanya tersebut.
E.
Kebutuhan Waktu
Seorang pedagang membutuhkan waktu yang banyak
untuk menjalankan usahanya, karena alasan sebelumnya tadi, mereka menjalankan
semuanya sendirian. Pedagang memiliki waktu yang sedikit untuk berinteraksi
dengan relasi karena waktunya telah habis digunakan untuk berdagang.
Kebalikannya, kalau pengusaha hanya memiliki
waktu yang sedikit untuk mengawasi usahanya. Waktu yang dimilikinya sudah habis
untuk membangun relasi bisnis di mana-mana. Bisnis yang ia
bangun sudah dijalankan sendiri oleh tim.
Demikianlah ulasan mengenai beberapa perbedaan
pedagang dan pengusaha yang perlu Anda ketahui. Pedagang bisa menjadi langkah
awal sebagai pengusaha, namun banyak pula yang seumur hidup terus-menerus
menjadi pedagang.
Itu karena ia selain tidak memiliki visi dan
tidak mampu membangun perencanaan dari sistem bisnisnya, juga kurang bisa
mengoptimalkan potensi seperti modal yang dimiliki untuk mengembangkan
perdagangan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar